Peramalan Perubahan Harga (Rh) Indeks Harga Yang Diterima Petani (It) dengan Metode Double Exponential Smoothing
DOI:
https://doi.org/10.57059/formasi.v5i1.84Kata Kunci:
It, Perubahan Harga, MAPE, Brown Exponential Smoothing, Holt Exponential SmoothingAbstrak
Indonesia merupakan negara agraris, yang berarti sektor pertanian memegang peran penting dalam keberlangsungan hidup masyarakat serta dalam struktur perekonomian nasional. Salah satu indikator untuk mengukur keseimbangan antara pengeluaran petani sebagai produsen dan konsumsi mereka sebagai rumah tangga adalah Nilai Tukar Petani (NTP). Komponen utama dalam perhitungan NTP adalah Indeks Harga yang Diterima Petani (It). Memahami fluktuasi harga produk pertanian melalui indeks ini menjadi krusial untuk menilai dinamika ekonomi pertanian, mendukung kebijakan pemerintah, dan menjaga stabilitas ekonomi di wilayah pedesaan. Oleh karena itu, pengambilan keputusan yang tepat dalam pengendalian harga perlu dilakukan, salah satunya melalui metode peramalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Double Exponential Smoothing, yang mencakup pendekatan dari Brown dan Holt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan metode peramalan paling akurat dalam mengukur Indeks Harga yang Diterima Petani untuk periode November 2024 hingga Desember 2025. Pemilihan metode terbaik didasarkan pada pengujian akurasi menggunakan nilai MAPE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Brown Exponential Smoothing, dengan parameter optimal (???? = 0,8625) merupakan metode yang paling tepat, dengan nilai MAPE sebesar 0,55 persen.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Immy; Nur'ainul Miftahul Huda

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

