Determinan Ketahanan Hidup Bayi di Provinsi Kalimantan Barat
Determinants of Infant Survival in West Kalimantan Province
DOI:
https://doi.org/10.57059/formasi.v1i2.22Kata Kunci:
analisis ketahanan hidup bayi, cox proportional hazard, kalimantan barat, SDKI 2017Abstrak
Angka kematian bayi (AKB) merupakan alat ukur yang digunakan sebagai indikator untuk memonitor dan mengevaluasi program serta kebijakan pemerintah. Akan tetapi, AKB masih menjadi permasalahan di Provinsi Kalimantan Barat. Tingginya AKB ini menjadikan penulis ingin mengetahui determinan ketahanan hidup bayi di Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 dengan metode Survival Analysis model Cox Proportional Hazard untuk mengetahui risiko kematian bayi di Kalimantan Barat. Berdasarkan hasil penelitian, prevalensi ketahanan hidup bayi di Kalimantan Barat lebih rendah terjadi pada bayi dengan tingkat pendidikan ibu dibawah SMP, bekerja, ANC kurang dari 4 kali kunjungan, tidak IMD, dan berstatus miskin. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan risiko ketahanan hidup bayi di Kalimantan Barat adalah tingkat Pendidikan ibu, jumlah kunjungan ANC, status IMD, dan status ekonomi, sedangkan umur ibu saat melahirkan tidak lagi sensitif memengaruhi ketahanan hidup bayi di Kalimantan Barat.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Devi Giesty Thyana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

